Post List
Featured
Destinations
-
Jalan-Jalan ke Jepang Tapi Susah Cari Tempat Sampah? Ini Dia Alasan Unik di Baliknya!
Pernah enggak sih pas lagi asyik jalan-jalan di Tokyo atau Kyoto sambil makan egg sandwich dari minimarket, kamu kebingungan nyari tempat sampah? Kota-kota di Jepang terkenal super bersih dan bebas dari sampah berserakan, tapi anehnya, tempat sampah umum justru susah banget ditemukan di pinggir jalan!
Eits, ini bukan tanpa alasan lho! Ternyata ada sejarah, faktor keamanan, hingga norma sosial yang bikin Jepang menerapkan sistem ini. Yuk, intip alasan di baliknya biar kamu enggak bingung lagi pas liburan ke sana!
1. Alasan Keamanan dan Tragedi Sarin Gas (1995)
Titik balik terbesar berkurangnya tempat sampah di tempat umum terjadi pada Maret 1995. Saat itu, terjadi serangan gas beracun sarin di kereta bawah tanah Tokyo yang dilakukan oleh kelompok sekte. Demi mencegah tempat sampah digunakan sebagai lokasi persembunyian barang berbahaya atau potensi terorisme, pemerintah Jepang memutuskan untuk mencabut dan menyegel sebagian besar tempat sampah di area publik.

source : FUN! Japan
2. Budaya Meiwaku o Kakenai (Tidak Menyusahkan Orang Lain)
Masyarakat Jepang sangat memegang teguh prinsip meiwaku o kakenai, yaitu berusaha untuk tidak merepotkan orang lain. Mengotori fasilitas umum atau membuang sampah rumah tangga di tempat sampah publik dianggap dapat membebani petugas kebersihan dan lingkungan sekitar.
3. Jarang Makan dan Minum Sambil Jalan
Di Jepang, makan atau minum sambil berjalan kaki (tabearuki) sebenarnya kurang lazim dilakukan. Kebanyakan orang akan menghabiskan makanan mereka di dekat minimarket atau mesin penjual otomatis (vending machine), lalu langsung membuang sampahnya di tempat yang sudah disediakan di lokasi tersebut.
Lalu, Di Mana Kamu Bisa Buang Sampah?
Jangan khawatir! Kamu tetap bisa menemukan tempat sampah kalau tahu lokasi yang tepat:
-
Di Samping Vending Machine: Biasanya khusus disediakan tempat untuk membuang botol plastik dan kaleng.
-
Area Minimarket (Konbini): Seperti 7-Eleven, FamilyMart, atau Lawson biasanya menyediakan tempat sampah terpilah di dalam atau depan toko.
-
Stasiun Kereta: Di dekat gerbang tiket (ticket gate), biasanya ada tempat sampah transparan yang diawasi oleh petugas.
-
Kantongi Dulu Sampahmu: Solusi paling ampuh ala warga lokal adalah membawa kantong plastik kecil di dalam tas untuk menampung sampah sementara sampai kamu kembali ke hotel.
Bebas Drama Traveling di Jepang
Biar perjalanan kamu keliling Jepang makin lancar—mulai dari mencari posisi minimarket terdekat, cek rute stasiun kereta, sampai penerjemah bahasa bawaan HP—koneksi internet harus selalu on!
Biar praktis tanpa ribet ganti-ganti SIM card, kamu bisa andalkan Passpod. Tinggal pilih mau pakai Passpod eSIM yang bisa langsung diaktifkan di HP, sewa Passpod WiFi buat rombongan, atau beli Passpod SIM Card fisik. Internet lancar, liburan pun tenang!
-
Lifestyle
-
Bukan Cuma Diseduh, Kopi di Vietnam Pakai Kocokan Kuning Telur!
Buat kamu pecinta kopi yang lagi liburan atau ngerencanain food tour ke Vietnam, siap-siap buat mencicipi sensasi rasa yang beda dari biasanya. Kalau di Indonesia kita terbiasa sama kopi hitam tubruk atau es kopi susu gula aren, di Vietnam ada sajian kopi legendaris yang dicampur dengan kocokan kuning telur!
Minuman unik ini bernama atau Vietnamese Egg Coffee. Rasanya manis, gurih, dan creamy banget—mirip gabungan antara kopi dan hidangan pencuci mulut tiramisu!

source : legal nomads
Asal-usul Cà Phê Trứng yang Unik
Kopi telur ini bukan sekadar tren kekinian, tapi punya sejarah panjang yang berawal dari Kota Hanoi sekitar tahun 1940-an.
Beberapa fakta menarik soal kopi telur Vietnam:
-
Solusi Kelangkaan Susu: Dulu, susu segar sangat sulit didapat di Vietnam karena perang. Seorang bartender bernama Nguyen Van Giang memutar otak dan mengganti fungsi susu dengan kocokan kuning telur plus susu kental manis.
-
Tekstur Lembut Seperti Busa: Kuning telur dikocok bersama susu kental manis hingga mengembang dan membentuk busa (foam) yang sangat lembut dan tebal di atas seduhan kopi Robusta yang pekat.
-
Disajikan Hangat di Atas Air Panas: Biar suhu kopi tetap terjaga dan aroma amis telurnya hilang, cangkir kopi telur biasanya ditaruh di dalam mangkuk kecil berisi air panas.
Sekarang, kuliner ini jadi salah satu ikon yang wajib dicoba kalau kamu berkunjung ke Hanoi maupun Ho Chi Minh City!

source : taste atlas
Kulineran di Vietnam Tetap Eksis, Siapkan Internet!
Lagi asyik nongkrong di kafe estetik Hanoi sambil menikmati kopi telur, pastinya kamu pengen langsung upload videonya ke TikTok atau nyari rekomendasi tempat makan lokal lewat Google Maps, kan?
Biar pencarian rute kuliner lancar tanpa kendala sinyal, selalu andalkan Passpod WiFi. Bebas pusing cari Wi-Fi gratisan yang lambat, kamu bisa langsung terhubung ke jaringan internet stabil begitu mendarat di bandara!
Siap berburu kuliner unik di Vietnam? Cek pilihan internet dari Passpod yang terbaik di situs resmi Passpod sebelum kamu terbang!
-
