Kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Korea Selatan dalam waktu dekat, ada satu update baru yang perlu kamu tahu. Pemerintah Korea Selatan baru saja memperluas akses autogate di bandara-bandara besar seperti Incheon. Total ada 18 negara yang kini boleh langsung lewat jalur otomatis tanpa perlu antre panjang di loket imigrasi manual. Namun untuk sekarang, paspor Indonesia belum termasuk dalam daftar tersebut.
Apa Artinya Buat Traveler?
Autogate sebenarnya sangat membantu, terutama buat traveler yang ingin cepat keluar bandara dan langsung menikmati perjalanan. Begitu turun dari pesawat, kamu tinggal memindai paspor, verifikasi wajah atau sidik jari, lalu gate terbuka. Tidak perlu berbaris panjang menunggu giliran.
Tapi karena paspor Indonesia belum memenuhi syarat, wisatawan dari Indonesia tetap harus mengikuti pemeriksaan imigrasi manual seperti biasa. Buat sebagian orang mungkin tidak masalah, tapi pada jam sibuk apalagi musim liburan, waktu antre bisa terasa cukup panjang.
Negara Mana Saja yang Sudah Bisa Autogate?
Daftar terbaru berisi negara-negara yang umumnya sudah memiliki kerja sama timbal balik dan standar imigrasi yang lebih langsung dengan Korea Selatan. Beberapa negara Eropa, Jepang, Singapura, dan Australia termasuk di dalamnya. Indonesia masih berada di luar daftar, dan sampai sekarang belum ada pengumuman kapan atau apakah fasilitas ini akan diperluas lagi.

source : travelodge hotel asia
Kenapa Indonesia Belum Termasuk?
Ada beberapa faktor yang dijelaskan otoritas Korea dalam menentukan negara yang dapat menggunakan autogate. Mulai dari pertimbangan keamanan, kesesuaian sistem biometrik, hingga kebijakan timbal balik, apakah warga Korea juga mendapat akses serupa ketika masuk ke negara tersebut. Singkatnya, ini soal kebijakan antarnegara yang tidak selalu berjalan cepat. Jadi kekurangan ini bukan berarti kualitas paspor Indonesia buruk, hanya saja kerja samanya belum berada pada tahap tersebut.
Perlu Disiapkan Apa Saat Liburan ke Korea?
Untuk traveler Indonesia, pengalaman di imigrasi Korea sebenarnya tetap lancar, hanya saja manual. Hal yang bisa kamu lakukan adalah menyiapkan dokumen dengan rapi, dari paspor sampai itinerary, dan pastikan tidak ada form yang kurang. Jika tiba di Incheon pada jam padat, sebaiknya alokasikan waktu ekstra sebelum mengejar kereta AREX, bus bandara, atau jadwal perjalanan lain.
Selain itu, karena proses keluar bandara bisa sedikit lebih lama, pastikan kamu tetap terhubung begitu mendarat. Paket internet atau Pocket WiFi seperti Passpod, misalnya, bisa membantu kamu langsung akses peta, pesan transportasi, atau hubungi penginapan tanpa menunggu.
Korea Selatan memang sedang terus memperbarui sistem kedatangan mereka agar lebih efisien dan ramah wisatawan. Meskipun paspor Indonesia belum bisa menikmati autogate, hal ini tidak mengurangi serunya pengalaman traveling ke negeri ginseng. Pada akhirnya, antrean imigrasi hanya bagian kecil dari petualangan panjang kamu menikmati Seoul, Busan, Jeju, atau kota-kota lain yang selalu punya pesona tersendiri.
